Desa Ngale telah berdiri sejak Pemerintahan Mataram akan tetapi tidak ditemukan data yang valid mengenai tanggal, bulan maupun tahun berdirinya. Menurut cerita orang - orang, Desa Ngale berasal dari Nama Orang yang Babad Desa yaitu ALI MUSTOFA yang panggilan akrabnya ALI (Arabnya dibaca Ngali) Lama - kelamaan berubah menjadi NGALE. Diceritakan, tidak hanya Mbah Ngali saja yang Babad Desa, ada satu nama lagi yaitu Eyang BANCOLONO yang melakukan Babad di utara sungai yng sekarang makamnya berada di area persawahan utara sungai. Kedua tokoh tersebut akhirnya mengadakan Musyawarah (Berembug dalam Bahasa Jawa) yang mana tempat Rembugan itu telah populer bernama "MBOGING". Pada perjalanannya, Desa Ngale juga mengalami peristiwa yaitu pada masa penjajahan Belanda. Desa Ngale yang sekarang terdiri dari Dua Dusun yaitu Ngale dan Sumbang. Dua Dusun ini pernah dipisah menjadi Dua Desa yang berdiri sendiri - sendiri yang dipimpin oleh seorang Pemimpin (Bekel). akan tetapi, karena ditengah perjalanannya justru menimbulkan persaingan yang tidak sehat akhirnya dikembalikan menjadi 1 Desa dengan Pemimpin (Bekel) yang dipilih oleh warga di Dua Dusun. Sampai sekarang Desa Tetap eksis dengan Dua Dusun yang terdiri dari 14 RT.
BATAS DESA NGALE